PROFIL

 

Logo Perupa Topekkong

Komunitas Perupa Topekkong didirikan pada tanggal 18 September 2018, atas inisiatif dari beberapa perupa  untuk membangun wadah bersilaturahmi dan berkesenian antar sesama pelaku seni di Kabupaten Sinjai.

Nama "Topekkong" sendiri diambil dari lokasi taman kota di kabupaten Sinjai, sebab disitulah awal pertamakali para perupa sinjai berkumpul dan membahas kegiatan pertama yang akan dilaksanakan sejak terbentuknya komunitas ini. Selain itu Topekkong merupakan salah satu daerah bersejarah di Kabupaten Sinjai yang digunakan sebagai tempat pertemuan antara Raja Bone, Raja Gowa dan Tellulimpoe untuk mengadakan perjanjian damai. Salah satu isi dari perjanjian tersebut sangat menginspirasi perupa untuk semakin semangat mendirikan komunitas yakni " Sisappareng deceng teng sisappareng ja’ Sirui menre teng sirui no’ Malilu sipakainge mali siparappe, yang berarti "Saling memberi kebaikan, bukan keburukan. Saling mengangkat bukan menjatuhkan, yang lupa diingatkan, yang hanyut diselamatkan.

Visi Misi Komunitas Perupa Topekkong:

Visi:

"Terwujudnya komunitas intelektual yang senantiasa berupaya mewujudkan masyarakat yang kreatif, inovatif, mandiri, apresiatif dan mencintai khasanah budaya bangsa"

Misi:

  • Mengadakan  serangkaian kegiatan untuk mendukung program pemerintah dibidang seni, budaya dan periwisata.
  • Menjadi inspirator bagi komunitas lain baik yang serupa maupun yang berbeda.
  • Mengajak dan memberi pendidikan serta pelatihan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat dibidang seni rupa agar tidak terjebak dalam lingkaran buruk budaya digital.
  • Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap karya seni.